Dok: http://www.mirror.co.uk/3am/celebrity-news/inside-princes-bizarre-life-paisley-233220
Industri musik dunia kembali kehilangan salah satu musisi terbaiknya, Prince Rogers Nelson. Prince ditemukan meninggal di dalam lift komplek tempat tinggalnya di Paisley Park, Minnesota, Amerika Serikat, pada 21 April 2016 waktu setempat.
Penyebab meninggalnya musisi 57 tahun tersebut belum diketahui secara pasti. Hingga saat ini, penyebab meninggalnya Prince masih dalam proses penyelidikan.
Dikutip dari CNN, Prince dilaporkan sempat dibawa ke rumah sakit karena sakit flu berat setelah pesawat pribadinya melakukan pendaratan darurat. Ia juga beberapa kali pergi ke apotek.
Musisi kelahiran Minneapolis, 7 Juni 1958 tersebut merupakan musisi legendaris yang sangat multitalenta. Dikutip dari kompas.com, musisi berdarah Afrika-Amerika ini dikenal sebagai vokalis, pencipta lagu, arranger, dan multi-instrumentalist. Ia piawai dalam meramu musik pop, jazz, funk, disco, R&B, dan rock.
Sampai saat ini, tercatat sudah ada lebih dari 30 album yang dikeluarkannya, diantaranya adalah For You (1978) dan Purple Rain (1984) yang telah meraih penghargaan dalam ajang Grammy Awards. Album terakhirnya yang dirilis adalah Hit n Run Phase One pada tahun 2015.
Kondisi kesehatan Prince sebenarnya tidak bisa dikatakan baik. Sejak kecil, Prince sering mengalami sakit-sakitan karena epilepsi dan gangguan saraf otak. Karena itu, ia menciptakan "The Sacrifice of Victor", yaitu sebuah lagu tentang perjuangan seorang anak melawan epilepsi (dikutip dari Jawapos, 23 April 2016).
Untuk mengenang kepergian Prince, warga dari berbagai kelompok usia di Minneapolis memilih untuk berdansa. Sedangkan di Paisley Park, fans meletakkan buket bunga ungu sambil menulis pesan (dikutip dari Jawapos, 23 April 2016).